Tinggal Postang-Posting, Uang Masuk ke Rekening

Kehadiran media sosial, khususnya Facebook, tak hanya sebatas menjadi media untuk pertemanan jarak jauh bagi milyaran orang. Hingga Juni 2020, pengguna aktif Facebook di seluruh dunia telah mencapai 2,7 Milyar orang.

Bagaimana dengan di Indonesia? Menurut Cuponation, hingga April 2019 lalu, pengguna aktif Facebook di Indonesia telah mencapai 120 juta orang atau keempat terbanyak di dunia. Tentunya, angka ini telah bertambah, apalagi dengan adanya Pandemi Covid-19.

Dengan ratusan juta pengguna aktif ini, selain jadi media pertemanan, Facebook pun jadi pangsa pasar bagi bisnis online yang sangat menggiurkan. Pengguna Facebook yang memiliki latar belakang yang sangat beragam, baik dari sisi usia, jenis kelamin, lokasi, profesi, hobi dan sebagainya, membuka kemungkinan dipasarkannya berbagai macam produk maupun layanan melalui kanal pemasaran ini. Dengan strategi pemasaran yang tepat, baik secara organik atau gratisan maupun yang berbayar melalui Facebook Ads, siapa pun berpeluang untuk mendapatkan hasil yang luar biasa dari bisnis yang dijalankannya.

Potensi bisnis ini disadari oleh Facebook, sehingga dimunculkanlah fitur-fitur yang mendukung kesuksesan bisnis, seperti Facebook Fanpage, Facebook Marketplace dan Facebook Group.

Dengan Facebook Fanpage, maka siapa pun dapat membuat semacam website atau toko online di dalam Facebook. Banyak fitur dalam Facebook Fanpage ini yang dapat digunakan untuk mendukung kelancaran bisnis, seperti adanya tombol Facebook Messenger atau WhatsApp yang memungkinkan para pengunjung untuk menghubungi langsung pemilik Facebook Fanpage.

Tempat lain yang dapat digunakan untuk pemasaran produk atau layanan di Facebook adalah Facebook Marketplace. Ini adalah marketplace yang hanya dapat diakses oleh para pengguna Facebook. Fungsinya sama seperti layanan marketplace yang ada di luar Facebook, dimana siapa pun anggota Facebook dapat memajang produk dan layanannya. Anggota Facebook lainnya dapat membeli produk atau layanan tersebut, langsung ke penjualnya. Meski fiturnya jauh lebih sederhana dari marketplace murni, tak sedikit orang yang berhasil mendapatkan penjualan dengan berpromosi di sini.

Bagi yang ingin lebih masif lagi dalam berpromosi, disediakan Facebook Group. Meskipun tidak semua group adalah group jual beli yang dapat dimanfaatkan untuk berpromosi, namun group yang anggotanya bisa terdiri dari ribuan orang ini bisa menjadi pangsa pasar tersendiri.

Merespon potensi bisnis yang luar biasa ini, Ambassador Digital Marketing Academy (ADMA) memasukkan ilmu Digital Marketing lewat Facebook dalam kurikulumnya. Selain lewat pembelajaran via online melalui Platform Belajar Adma dan Mentoring menggunakan ZOOM Meeting, diadakan pula workshop offline.

Pembelajaran dan pendampingan offline dengan tema Facebook Rasa Google ini telah dilangsungkan selama beberapa kali di Surabaya dan Bandung. Diharapkan setelah mengikuti workshop offline ini, para anggota Komunitas Bisnis Online ADMA, mampu berpromosi lewat Facebook Fanpage dan bisa terindeks di Google, sehingga memudahkan siapa pun untuk menemukan produk yang dipromosikan dan memperbesar peluang untuk terjadinya konversi atau penjualan.

Inilah salah satu bentuk bisnis di era digital, tinggal postang-posting, uang pun masuk ke rekening…

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © 2021 ADMA. All Rights Reserved.